in , , , , , , ,

GTA Trilogy Definitive Edition Review: Sebuah Pelajaran Mahal

GTA Cover 2

Grand Theft Auto atau yang sering dikenal sebagai GTA baru saja dirilis ulang oleh Rockstar Games. Serial game legendaris ini dirilis kembali dalam bentuk trilogi namun mendapatkan kontroversi dan kritik dari fans dan pengamat.

Setelah menunggu selama beberapa bulan, penggemar bisa membeli dan memainkan game GTA terbaru ini. Walaupun hanya remaster dari game yang sudah ada, GTA Trilogy DE tidak lepas dari hype yang selalu didapatkan untuk setiap game keluaran Rockstar Games.

Lalu, bagaimanakah game GTA yang dirilis setelah keluarnya GTA V 8 tahun yang lalu. Apakah GTA Trilogy DE sesuai dengan ekspektasi penggemar dan pengamat. Berikut pembahasannya.

Grand Theft Auto Trilogy “Definitive” Edition

Rockstar Games mengumumkan mereka akan merilis ulang trilogi game mereka pada bulan Agustus 2021, dan pada tanggal 12 November lalu, game ini dirilis. Namun ketika rilis, GTA Trilogy tidak terlepas dari kontroversi dan masalah.

Diantara dari masalah itu adalah kualitas gambar yang tidak sesuai dengan ekspektasi dan janji-janji Rockstar, permasalahan pada launcher game, dan juga bug yang luar biasa banyak.

Dan manuver yang sangat aneh, Rockstar menarik produk ini dari Rockstar Games store, sehingga calon pembeli tidak bisa membeli game ini. Selain itu, konsumen yang sudah membeli game-nya, tidak bisa memainkannya di PC karena Rockstar Launcher yang mengalami masalah.

Keluhan lainnya adalah pemain tidak bisa menemukan GTA Trilogy DE di library game mereka. Memperburuk kepercayaan konsumen terhadap Rockstar Games.

Grafik dengan kualitas buruk

GTA Rain

Konsumen yang berhasil memainkan GTA Trilogy di konsol mereka menemukan banyak hal yang kurang memuaskan. Yang paling mencolok adalah efek hujan yang sangat mengganggu tampilan layar.

Baca juga:  Review Retrospective Fatal Frame III : Kamu dan Rasa Bersalah

Berbeda dengan yang bisa ditemukan di game Rockstar lainnya, seperti GTA V, terutama RDR 2, hujan terlihat sangat realistis.

Di Red Dead Redemption 2, hujan bisa menyebabkan pakaian karakter pemain basah, hingga genangan air di tanah membuat lumpur yang bisa mengotori kuda dan sepatu.

Hujan di GTA Trilogy terlihat seperti filter yang bisa ditemukan di menu filter video di media sosial. Tidak terlihat seperti hujan asli, namun hanya merusak pemandangan dalam game.

Menurut sebuah rumor, grafik GTA Trilogy DE hanyalah upgrade dari versi ponselnya, sehingga karakter, aset-aset, dan pemandangan terlihat sangat gersang. Bahkan tidak terlihat hidup karena tekstur dan banyak elemen dalam game tidak diubah banyak.

Optimisasi yang buruk

GTA Comparison

Banyak laporan dari pengguna konsol next gen seperti PS5 yang mengeluhkan optimisasi yang buruk. Ketika menyetir mobil, seringkali FPS menurun di bawah 40 FPS, sehingga sangat mengganggu ketika dalam misi.

Selain itu, jika memainkan GTA Trilogy DE di PS5, konsol bisa saja mengalami kendala seperti crash. Ketika masih bisa dimainkan di PC, hal yang sama juga bisa terjadi.

GTA Trilogy kemungkinan besar hanyalah penyesuaian game ponsel yang sudah lama rilis, dan Rockstar tidak terlibat langsung dalam pengembangannya. Mengkomisi sebuah perusahaan kecil untuk menyesuaikan game ponsel agar telihat lebih “next-gen”.

Namun, ini seperti memperbesar gambar yang pada aslinya berukuran kecil agar terlihat lebih besar. Sesuatu yang pada awalnya tidak diperuntukkan skala yang lebih besar hanya akan merusak kualitas dalam medium barunya.

Hal ini bisa diibaratkan seperti mobil lama “diperbaiki” dengan cara mengganti catnya agar terlihat lebih baru, dan menambahkan aksesoris pada badan mobil. Ini semua dilakukan dengan menggunakan mesin yang lebih baru, tapi sisanya dibiarkan sama.

Baca juga:  4 Rekomendasi Otoge Dating sim untuk Smartphone

Kontroversi

Sejak GTA pertama dirilis oleh Rockstar Games, setiap game keluaran perusahaan asal Amerika Serikat ini tidak pernah terlepas dari kontroversi. Mulai dari kesadisan yang diperlihatkan di Manhunt, dan juga menampilkan konten yang bersifat sangat seksual di game-game GTA.

GTA V juga game yang memiliki kontroversi yang cukup banyak. Mulai dari konten seksualnya, mempertontonkan kesadisan dalam game. Yang paling parah adalah memperlihatkan dan meminta pemain untuk menginterogasi seseorang dengan menyiksanya.

Kini, setelah beberapa hari rilis GTA Trilogy, Rockstar juga terkena beberapa kontroversi dan masalah baru. Dari hal-hal yang cukup sering ditemukan di game yang baru dirilis seperti bug, hingga game tidak lagi bisa dimainkan di PC.

Tidak lama setelah rilis, Rockstar Launcher, program yang dibutuhkan jika ingin memainkan game Rockstar di PC tidak bisa dijalankan. Sehingga, tidak hanya GTA Trilogy saja yang tidak bisa dimainkan, namun seluruh game Rockstar.

Ini tentu menyebabkan masalah bagi banyak pemain yang tidak mampu memainkan game yang mereka sudah beli. Tak hanya itu, GTA Trilogy DE tidak lagi bisa dibeli di Rockstar Store, dan sekarang tidak bisa dimainkan lagi, meskipun Launcher sudah bisa dibuka.

Spekulasi

Dugaan pertama yang menyebabkan Rockstar untuk menarik produk yang baru saja mereka rilis dikarenakan data miner, yang menemukan file-file yang Rockstar tidak ingin ditemukan. Diantaranya adalah hot coffee, sebuah mini-game yang ada di dalam GTA San Andreas.

Hot coffee adalah mini-game yang pada awalnya diimplementasikan di GTA San Andreas. Dalam mini-game ini, CJ akan kembali ke rumah pasangannya untuk berhubungan seksual. Mini-game ini dihilangkan di rilis San Andreas di masa depan oleh Rockstar.

Baca juga:  Doki Doki Literature Club Plus: Bahas Horor

Seperti halnya banyak hal di dunia game, kecuali file-file tersebut benar-benar dihapus, pasti ada orang penasaran yang akan menemukannya. Menghapus code cenderung bisa merusak game secara keseluruhan, maka logika bagi pengembang game hanyalah dengan mengubur fitur-fitur tersebut.

Apa itu Data Mining

Hal serupa ditemukan di PT, sebuah game yang dibatalkan Konami, dalam game tersebut terdapat banyak rahasia. Seperti hantu dalam game itu, Lisa, ternyata akan berjalan tepat di belakang pemain selama permainan.

Sejak kontroversi hot coffee, pemain banyak yang jadi penasaran, sehingga banyak juga orang yang membuat mod agar mini-game itu bisa dimainkan kembali. Ternyata, hal yang serupa terjadi lagi di GTA Trilogy.

Hal yang paling mengecewakan bagi banyak penggemar adalah faktanya GTA Trilogy DE hanya merubah penampilan game. Perubahan-perubahan ini tidak seluruhnya baik, Rockstar menambahkan first-person view, seperti GTA V, namun tidak sempurna.

Contoh yang paling banyak tersebar adalah di GTA San Andreas, jika pemain menggunakan first-person view, selagi mengendarai quadbike, maka yang akan muncul di layar adalah wajah CJ.

Konklusi

Rockstar Games dinilai “malas” ketika merilis game baru mereka, karena GTA Online mereka yang sangat populer dan menghasilkan banyak uang. Oleh karena itu, game-game baru mereka cenderung memiliki kualitas yang buruk.

Game terakhir Rockstar Games yang mendapatkan kritik bagus adalah Red Dead Redemption 2, dengan grafik yang sangat indah dan gameplay yang imersif. Membuat pemain seolah berada di era Wild West Amerika Serikat pasca perang saudara.

Tapi untuk sekarang, GTA Trilogy DE tidak direkomendasikan untuk dibeli maupun dimainkan karena kualitasnya yang sangat buruk. Sebagai perbandingan, versi original memiliki kualitas yang lebih bagus pada masanya, dan sekarang masih cukup bagus untuk dimainkan.

 

Written by Roux

Among Trees Cover

Review Among Trees: Berjuang Hidup di Keindahan Belantara

Download-My-Boy-Emulator-GBA-Android

Download My Boy! – Emulator GBA Android!