in ,

Review Among Trees: Berjuang Hidup di Keindahan Belantara

Among Trees Cover

Berusaha hidup di dunia liar atau wilderness survivor mungkin adalah hidup banyak orang. Terlepas dari dunia modern, hidup dengan tenaga sendiri, dan dekat dengan alam, ini semua bisa dilakukan dalam game Among Trees.

Konsep yang serupa dengan Among Trees bisa ditemukan di beberapa game. Seperti Minecraft, pemain juga bisa mendapatkan pengalaman yang sama, bertani, berburu, dan bersantai.

Apa yang membedakan Among Trees dengan game-game survival lainnya, dan apa daya tarik terbesar Among Trees? Berikut pembahasannya.

Singkat Among Trees

Among Trees Fox

Among Trees adalah game garapan studio independen FJRD Interactive. Pada tahun 2020 Among Trees dirilis sebagai early access di Epic Game Store. Dalam game ini, pemain mengendalikan seorang wilderness survivor, yang hidup sendiri di sebuah kabin di tengah hutan.

Grafik Among Trees adalah faktor penarik terbesarnya, dengan artstyle yang sangat unik, shader yang terlihat lucu pada hewan dan lingkungan. Dari lingkungan, musik, dan atmosfer pemain bisa merasakan kenyamanan dan tenang dalam game.

Mensimulasikan hidup di pinggir danau yang damai dan tentram, Among Trees bisa saja menenggelamkan pemain dalam kehidupan di hutan virtual.

Gameplay

Seperti game survival pada umumnya, dalam Among Trees pemain harus mengumpulkan barang, material, dan makanan dengan berjalan-jalan dan berpetualang. Selain material, pemain harus mencari blueprint agar bisa membuat alat baru untuk membantu bertahan hidup.

Bagian awal game akan agak lama bagi pemain baru. Pemain harus mengumpulkan beberapa material untuk membangun kabin, setelah itu pemain harus mencari material lagi untuk membangun crafting room agar bisa membuat barang-barang baru.

Kapasitas inventory pemain pada awal game hanya akan dibatasi 1 ransel, sehingga pemain harus menaruh barang di kabin. Jika pemain menginginkan kapasitas yang lebih besar, maka pemain harus membuat storage room.

Siklus permainan ini berulang beberapa kali hingga pemain berhasil membangun semua bangunan. Lama kelamaan, proses mengumpulkan makanan akan dipermudah karena pemain bisa bertani, namun proses untuk mencapai itu cukup lama.

Baca juga:  Fire Emblem Three Hopes Resmi diumumkan!

Tingkat Kesulitan

Among Trees River

Tingkat kesulitan Among Trees cukup ramah untuk pemain yang kasual. Dalam game ini, ada 2 mode, “Zen” dan “Normal”. Di mode Zen, pemain tidak perlu mengkhawatirkan kebutuhan, tidak ada ancaman, sehingga bisa menikmati game dengan santai.

Mode Normal juga terbagi menjadi 3 tingkat, dari paling mudah hingga paling sulit. Pemain bisa memilih salah satu dari kesulitan ini jika ingin mencoba menguji kemampuan hidup mereka.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah, tingkat kesulitan ini secara garis besar hanya akan mempengaruhi seberapa cepat pemain lapar atau haus. Dalam mode normal, pemain bisa mati jika kelaparan atau kehausan.

Ancaman lain dalam Among Trees adalah adanya beruang. Beruang ini tidak akan menghiraukan pemain jika tidak terpancing. Pemain bisa saja membunuh beruang ini setelah beberapa lama main dan mendapatkan senjata.

Perbandingan dengan game serupa

Game yang sangat mudah dibandingkan dengan Among Trees diantaranya adalah The Long Dark, Subnautica, dan The Forest. Yang membedakan Among Trees dengan game-game ini adalah atmosfernya yang cenderung menenangkan.

Di The Long Dark, pemain harus berjuang hidup di belantara yang dipenuhi salju dan hewan buas. Dalam Subnautica, pemain berada dalam planet asing yang dipenuhi air. The Forest mengharuskan pemain berjuang hidup melawan sebuah suku kanibal.

Namun, berbeda dengan game-game ini, Among Trees terasa sangat lama dalam perkembangannya. Jika pemain membuat suatu barang atau memperbaiki kabin, hal-hal ini terasa sangat kecil ketimbang di Subnautica.

Dalam Subnautica atau sekuelnya, Subnautica: Below Zero, pemain harus bertahan hidup di planet yang permukaannya mayoritas air. Pada awal game, pemain hanya memiliki fabricator di kapsul penyelamat dari kapal.

Baca juga:  Review Samurai Warriors 5: Sajian Baru Legenda Oda Nobunaga

Dengan menggunakan peralatan yang terbatas pemain harus bisa menggunakan sumber daya yang diperoleh dengan hati-hati. Oleh karena itu, dengan setiap teknologi yang dibuat, seperti kapal selam, dan prawnsuit, pemain akan merasa ada pencapaian.

Among Trees memberikan rasa yang sebaliknya. Setelah pemain membuat peralatan atau ruangan baru, kegiatan selanjutnya terasa seperti tugas yang tidak menarik maupun menyenangkan untuk dilakukan.

Minecraft adalah game survival yang sering digunakan sebagai contoh untuk game dengan genre yang sama. Dalam Minecraft, pemain bisa membuat peralatan dengan tingkatan dan kualitas yang lebih baik.

Membandingkan Minecraft dan Among Trees mungkin cukup radikal. Namun, kedua game ini memiliki elemen dasar yang sama. Di Minecraft, pemain bisa membuat peralatan yang lebih bagus untuk mempermudah pekerjaan nantinya. Ini tidak ditemukan di Among Trees.

Di Among Trees, pertama-tama yang pemain harus buat adalah kapak untuk menebang pohon, sama seperti di Minecraft. Lalu pemain bisa membuat beliung atau pickaxe untuk mengumpulkan mineral.

Jenis-jenis peralatan di Minecraft bervariasi, bisa dibuat dengan material dasar kayu, batu, besi, diamond, dst. Dalam update terbaru Minecraft, ada material baru, Netherite, yang terbaik dalam game. Sedangkan di Among Trees, alat menebang pohon hanyalah kapak yang awal game pemain buat.

Dalam game seperti Subnautica, konsep ini memang tidak ada. Pemain bisa hanya menggunakan peralatan yang mereka buat sejak awal. Namun, pemain bisa menambahkan upgrade, peralatan lain seperti seaglide untuk membantu mobilisasi, atau juga Cyclops untuk dijadikan markas berjalan.

Oleh karena itu, Among Trees bisa dianggap sebagai game survival yang lebih fokus pada rasa kenyamanan bagi pemain. Dengan gameplay cycle yang sifatnya sangat mendasar, mungkin bisa membuat pemain santai, bahkan mensimulasikan kehidupan di hutan belantara.

Baca juga:  Arcane League of Legends: Sebuah Adaptasi Mahakarya

Kontroversi

Among Trees Wilderness

Among Trees mungkin terlihat sangat menarik dan musiknya juga sangat indah, namun game ini tidak lepas dari kontroversi. Meskipun masih dalam kondisi early access, Among Trees dirilis seolah game yang sudah jadi di Steam.

Sejak tahun lalu berada di Epic Games Store, game ini belum juga memiliki rilis penuh. Jika pemain memulai game, maka di bagian atas layar terlihat angka 0.5, ini menandakan versi game yang belum 1.0.

Selain itu, Among Trees terakhir mendapatkan update adalah di awal tahun 2021. Hingga sekarang artikel ini ditulis, belum ada update lanjutan untuk memperbaiki optimisasi game.

Konklusi

Among Trees adalah game yang sangat indah secara visual dan audio, namun game ini termasuk belum selesai sehingga belum bisa mencapai potensi penuhnya.

Jika penggemar ada yang ingin membeli game ini, mungkin perlu menunggu hingga tahun depan saat FJRD Interactive menyelesaikan game ini.

Pilihan game survival sangatlah banyak, jika penggemar genre ini ingin mencari game survival yang menarik, mungkin bisa mencoba Subnautica. Atau juga jika ingin menikmati game survival yang terkesan lebih “santai”, Minecraft adalah salah satu game survival terbaik yang pernah dibuat.

Atau, jika ingin membeli Among Trees, jangan terlalu berharap game ini memiliki optimisasi yang baik. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan game ini cenderung tidak terlalu lama.

Written by Roux

Leave a Reply

Download-Fire-Emblem-Heroes-Berpetualang-Bersama-Heroes

Download Fire Emblem Heroes – Berpetualang Bersama Heroes

GTA Cover 2

GTA Trilogy Definitive Edition Review: Sebuah Pelajaran Mahal