Pada tahun 2021, industri idol sudah banyak sekali menyusupi kehidupan sehari-hari. Mulai dari industri musik, gaming, hingga dunia virtual, grup idol pasti memiliki keterlibatan. Idol musik sangat identik dengan K-POP maupun J-POP, dan perusahaan idol virtual yang cukup terkenal adalah Hololive. Industri inilah yang akan di-explore di Idol Manager.
Idol Manager menempatkan pemain sebagai seorang manager perusahaan idol independen yang berlokasi di Jepang. Pemain harus mencari cara agar mendapatkan untung dan menggaet penggemar untuk grup mereka.
Menjadi seorang manager
Sesuai nama game, dalam Idol Manager pemain diminta untuk membangun sebuah grup idol serta perusahaannya sehingga menjadi nomor 1 di Jepang. Pemain akan berhadapan dengan grup lain dalam game yang dikendalikan oleh komputer.
Pemain harus merekrut staf untuk melatih dan menjaga kesejahteraan dari anggota grup. Tidak hanya itu, keuangan dan penggajian juga harus diatur oleh pemain. Seluruh hal ini harus diperhatikan agar tidak bangkrut.
Mengatur dan membentuk grup idol
Hal pertama dalam Idol Manager yang dilakukan pemain adalah membentuk grup idol mereka. Pemain bisa saja merekrut banyak anggota sekaligus, namun itu bisa menjadi beban yang sangat berat. Manager harus mengembangkan grup dari kecil hingga besar.
Di Idol Manager, pemain bisa mengatur seragam yang dipakai oleh anggota grup, formasi mereka ketika tampil, dan cara mereka mendapatkan uang. Seragam akan menambah ketertarikan, walaupun tidak memberikan efek banyak, namun baik untuk estetika.
Cara mendapatkan uang bervariasi dari tampil dalam konser, membintangi iklan, menjadi model majalah, hingga “jasa-jasa” yang kurang indah. Setiap job akan menghasilkan keuntungan yang berbeda dan efek yang variatif.
Formasi dalam grup idol adalah hal yang sangat tidak asing. Yang berdiri terdepan cenderung yang paling dipasarkan oleh manajemen. Namun dalam kenyataanya, posisi tersebut sangat diperebutkan oleh anggota-anggota lainnya.
Conflict management
Tidak hanya keuangan, sebagai Idol Manager, pemain diminta untuk menjadi mediator ketika ada masalah di dalam grup. Seringkali ada berita bahwa ada anggota grup idol yang sedang berpacaran dengan anggota grup lain.
Dalam Idol Manager, hal itu juga tidak akan menjadi asing. Skandal bisa saja terjadi kapan saja, mulai dari anggota grup pacaran dengan anggota grup lain, grup sendiri, maupun dengan pemain. Dengan memiliki hubungan dengan pemain, anggota itu mungkin akan meminta gaji lebih ataupun posisi dalam formasi yang lebih bagus.
Skandal lain yang bisa terjadi adalah pertikaian antar anggota grup, maka pemain harus melerai anggota yang bertengkar. Stres yang pemain temukan akan kurang lebih mirip dengan menjadi manager grup idol sesungguhnya.
Pilih cara sendiri mengatur grup
Pemain sebagai manager bisa memilih cara sendiri dalam mengatur grup mereka. Wajarnya pemain mengatur anggota dengan baik dan memperlakukan mereka seperti manusia. Namun, jika pemain ingin memaksa mereka untuk bekerja non-stop, juga sebuah pilihan yang valid.
Jika pemain menginginkan seluruh anggota hanya secara eksklusif menjadi model sebagai mata pencaharian, itu juga valid. Normalnya adalah untuk melakukan diversifikasi dalam mencari keuntungan dalam game ini.
Tingkat kesulitan yang cukup tinggi
Seperti yang sudah dijelaskan, dan dari banyak review di Steam, Idol Manager memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Tidak sedikit yang bangkrut dalam game pertama mereka, dikarenakan banyak utang maupun skandal yang tidak terbendungi.
Pada awal game, uang yang dimiliki pemain tidak terlalu banyak untuk memulai sebuah grup idol yang besar. Banyak pemain yang ingin cepat berkembang sehingga membahayakan keuangan perusahaan mereka.
Konklusi
Idol Manager adalah game manajemen yang memerlukan kesabaran tinggi serta kemampuan untuk mengambil keputusan. Pemain mungkin akan gagal dalam percobaan pertama, namun itu artinya pemain harus memikirkan cara yang lebih cerdas dalam mengatur grup mereka.
Comments
Loading…